Teknologi layanan jaringan

Konsep Komunikasi, Perkembangan Komunikasi Data, Karakteristik Komunikasi Data, Dan Model Transmisi Data.

1. Konsep Komunikasi data
     Komunikasi Data merupakan proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kodebiner melewati saluran transmisi dan perangkat bisa antara komputer dan komputer, komputer dengan terminal, atau komputer dengan peralatan, atau peratalan dengan peralatan.
Elemen utama Komunikasi Data antara lain :
•Sumber / Source       :  Menghasilkan data untuk di transmisikan
  Contohnya                 : Telpon dan PC
•Transmitter / Pemancar  :  Mengubah data menjadi sinyal yang dapat di  Pancarkan.
 Contohnya  :  Modem merubah sinyal digital ke analog System.
• Transmisi   : Membawa data Jalur transmisi yang menghubungkan sumber dan tujuan
•  Receiver  : Mengubah sinyal yang diterima menjadi data
   Contohnya   : Modem merubah sinyal analog ke digital
2. Perkembangan Komunikasi Data
   ESebagai perpindahan data dari satu tempat ke tempat lain melalui media tertentu.
Peralatan komunikasi bisa berupa apapun yg bersifat maya (virtual), mis: komputer, server, mesin fax, printer.
Perkembangan komunikasi data dan jaringan sangat dipengaruhi oleh kemunculan teknologi komputer.
SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
1946
University of Pennsylvania.
Komputer pertama yaitu ENIAC Computer ditemukan tahun 1946 (awal komputasi modern)
Harvard University
Munculnya konsep jaringan yang dinamakan komputer MODEL I di lab Bell and Grup Risert yang dipimpin Pro. H.Aiken.
Tujuan awalnya: memanfaatkan komputer yg harus dipakai bersama, untuk mengerjakan proses tanpa harus membuang waktu, dibuatlah prose beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan bersama sebagai sebuah antrian
1950
Fireman’s Fund Insuranse Co
Berhasil menghubungkan tape drive komputer IBM dengan jaringan telepon dengan teknik yang mirip dengan digunakan sistem telegraph
Menemukan konsep Time Sharing Sistem : konsep distribusi proses pada super komputer yang didasarkan pada waktu. Hal ini merupakan awal aplikasi dan terbentuknya jaringan (network) komputer.
Time Sharing Sistem merupakan awal berpadunya teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi
1967
ARPA (Advanced Research Project Agency)
Menghubungkan komputer mainframe melalui penghubung prosesor pesan (Interface Message Processors(IMP)
1970
Konsep Proses terdistribusi (Distributed Processing)
Beberapa pusat komputer (host) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani banyak terminal yang terhubung secara seri di setiap komputer
1972
Merupakan awal kelahiran jaringan internet yaitu adanya proyek yang menguhubungan antar jaringan komputer pada jaringan komputer ARPANET.
Gateway Metode untuk menhubungkan berbagai macam jaringan yang berbeda sehingga dapat berkomunikasi.
Pada tahun 1973-1977 dikembangkan protocol TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internetworking Protocol). Protokol ini digunakan untuk pengiriman informasi yang dikenal sebagai paket (Pocket)
1980
Konsep Peer to Peer System
Suatu konsep yang memungkinkan untuk menangani proses bersama maupun komunikasi data/informasi tanpa melalui komputer pusat. Kondisi ini mendorong munculnya LAN (Local Area Network)
1990
ARPANET diganti dengan NSFNET (Jational Science Foundation Network) sebagai tulang pyunggung (Backbone). NSFNET masih digunakan untuk jaringan penelitian.
Pada 1995 muncul perusahaan ISPs(Internet Service Provider) yang memberikan layanan internet untuk perorangan.
 •. Perkembangan Teknologi Komunikasi Data di Masa ini
      Dewasa ini, perkembangan teknologi sudah berkembang sangat pesat di dunia. Banyak sekali manusia di abad ke-21 ini yang sangat bergantung pada teknologi. Teknologi komunikasi adalah aplikasi yang diciptakan manusia untuk memudahkan penyampaian suatu informasi. muncullah penemuan-penemuan baru yang bisa dikatakan luar biasa. Sebagai contoh, pembuatan serta peluncuran satelit untuk ruang angkasa pertama di dunia oleh negara Rusia pada tahun 1957 yang membuat kita dapat berkomunikasi dengan banyak orang , bahkan orang yang berada di belahan dunia yang jauh.Tidak hanya satelit, alat-alat seperti laptop, komputer, dan telepon pun menjadi contoh perkembangan teknologi pada masa ini.
     Di Indonesia pun, tidak jarang kita melihat orang menggunakan teknologi komunikasi. Dengan jumlah penduduk yang tergolong besar, banyak sekali perusahaan yang berbondong-bondong menjadikan Indonesia sebagai target pasar untuk teknologi komunikasi. Namun sangat disayangkan, dengan jumlah penduduk yang banyak, Indonesia malah lebih menjadi konsumen. Padahal, dengan jumlah tenaga kerja yang banyak, mestinya Indonesia bisa menjadi pelopor dari perkembangan teknologi yang akan datang.
Kemajuan teknologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh pada perkembangan pengolahan data. Data dari satu tempat dapat kirim ke tempat lain dengan alat telekomunikasi. Untuk Data yang menggunakan komputer, pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik, biasanya disebut dengan istilah komunikasi data (data communication). Di dalam sistem komunikasi, istilah jaringan (network) digunakan bila paling sedikit dua atau lebih alat-alat dihubungkan satu dengan yang lainnya. Contoh jaringan yang banyak dilihat sehari-hari adalah jaringan radio dan televisi, dimana beberapa stasiun pemancar saling dihubungkan, sehingga suatu program yang sama dapat disiarkan ke segala penjuru
Sebuah sistem komunikasi data memiliki lima komponen:
1. Pesan
Pesan adalah informasi ( data) untuk dikomunikasikan. Bentuk populer dari informasi termasuk teks, angka, gambar, audio, dan video.
2. Pengirim
Pengirim adalah perangkat yang mengirimkan pesan data. Hal ini dapat berupa komputer, workstation, handset telepon, kamera video, dan sebagainya.
3. Penerima
Penerima adalah perangkat yang menerima pesan. Hal ini dapat berupa komputer, workstation, handset telepon, televisi, dan lain.
4. Media transmisi
Media transmisi adalah jalur fisik dimana pesan berjalan dari pengirim ke penerima. Beberapa contoh media transmisi termasuk kabel twisted-pair, kabel koaksial, kabel serat optik, dan gelombang radio.
5. Protokol
Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur komunikasi data. Ini merupakan kesepakatan antara perangkat yang saling berkomunikasi. Tanpa protokol, dua perangkat mungkin akan terhubung tapi tidak dapat berkomunikasi, orang yang berbicara Prancis tidak dapat dipahami oleh orang yang berbicara bahasa Jepang.
3. Karakteristik Komunikasi Data
    
Berikut ini merupakan elemen-elemen yang harus ada dalam model komunikasi:
  1. Source (Sumber): Elemen ini berfungsi sebagai pembangkit suatu data informasi yang akan ditransmisikan oleh transmitter. Keberadaanya mutlak harus ada pada model komunikasi.          
  2. Transmitter (Pengirim): Berfungsi sebagai pengirim data yang sudah dibangkitkan dari sumber, data ini akan dikirimkan ke alamat tujuan yang telah ditentukan. Biasanya transmitter tidak langsung mengirimkan data dengan sinyal aslinya, melainkan merubah sinyal asli tersebut menjadi bentuk lain agar dapat dilewatkan dalam sistem transmisi. Contohnya adalah modem, yang menyalurkan data berupa sinyal digital dari komputer, kemudian merubah sinyal digital tersebut menjadi sinyal analog agar dapat ditransmisikan lewat jaringan telepon.
  3. Transmission System (Sistem Transmisi): Berupa suatu jaringan yang menghubungkan antara transmitter dan receiver
  4. Receiver (Penerima): Berfungsi sebagai penerima data. Biasanya receiver jugalah yang akan mengolah suatu sinyal yang diterima menjadi sinyal asli yang dikirim oleh transmitter agar data yang diterima dapat dibaca oleh tujuan
  5. Destination (Tujuan): Membaca data informasi yang diterima oleh recei 4. 
4.Model Transmisi Data
  1. Transmisi Paralel
      Pada transmisi paralel, sejumlah bit dikirimkan per waktu. Masing-masing bit mempunyai jalurnya tersendiri. Dikarenakan oleh sifatnya yang.               demikian, maka data yang mengalir pada transmisi paralel jauh lebih cepat pada transmisi serial. Model transmisi paralel biasanya digunakan untuk        melakukan komunikasi jarak pendek.
     Contohnya, transmisi ke printer atau untuk komunikasi data dua buah komputer.
     2.Transmisi Serial
Pada transmisi serial, pada setiap waktu hanya 1 bit data yang dikirimkan. Dengan kata lain, bit-bit data tersebut dikirimkan secara satu per satu. Model transmisi seperti ini dijumpai pada contoh seperti seorang pengguna menghubungkan terminal ke host komputer yang berada pada bangunan yang lain. Berikut merupakan gambar pengiriman transmisi serial dari pengirim ke penerima. Mode serial membutuhkan sinkronisasi/penyesuaian yang berfungsi untuk                                                                                                                                                                                                                                                                                                  • Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya merupakan bit data (sinkronisasi bit)
  • Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter)
  • Mengetahui bilamana sinyal yang diterimanya membentuk sebuah blok data (sinkronisasi blok)

Komentar